Pages

Sahabat


Sahabat


Apa yang kita alami demi teman kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang. Seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman. Suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah .

Bagi saya pribadi, sahabat itu bagai embun pagi takkala matahari akan menyinari bumi ini. Merasakan ketika kebahagiaan datang menghampirinya, saya juga akan loncat kegirangan. Ketika dia bersedih dan luka, saya mampu mengeluarkan air mata dan merasakan bahwa betapa saya tidak ingin ia tersakiti. Merasakan ‘kehangatan’ dan kenyamanan ketika bersama saling berbagi cerita. Merasakan bahwa di setiap langkah ia ada dalam ingatan dan selalu ingin menyenangkan hatinya di mana pun ia berada.

Sahabat sejati adalah sahabat yang tidak punya hati nurani untuk menusuk dari belakang atau menjadi duri dalam daging dan tidak memiliki rasa iri dan dengki. Saling memberi dan saling menerima tanpa ada embel-embel azas pemanfaatan.

Sungguh tidak mudah menemukan seorang sahabat!

Teman sanggup merampas orang yang kaw cintai..
Tapi sahabat akan menjadi mata-mata menjaga orang yang kaw cintai..

Teman akan memberi mu senyuman..
Tapi sahabat memberi mu kebahagiaan..

Teman akan memberi mu setangkai mawar..
Tapi sahabat memberi mu setangkai melati..

Teman akan menikam mu dari belakang..
Tapi sahabat akan menampar mu dari depan..

Teman akan menceritakan mu yang tidak benar tentang diri mu..
Tapi sahabat akan tutup mulut dengan kesalahan mu..

Teman hanya menerima kelebihan mu..
Tapi sahabat akan menerima kekurangan mu..

1000 teman datang saat kamu tertawa..
Tapi seorang sahabat akan datang saat kamu berderai air mata..